Senin

Isi Majalah Tempo “Rekening Gendut Perwira Polisi” yang Menghilang Diborong


dari yang saya dapat pada link :

http://inimu.com/berita/2010/06/29/isi-majalah-tempo-rekening-gendut-perwira-polisi-yang-menghilang-diborong/

inilah isi majalah tempo yang memuat tentang rekening perwira polisi ....

Era digital gini ko masih pake cara manual  

Majalah Tempo edisi 18/39 Senin (28/66/2010) dengan judul ‘Rekening Gendut Perwira Polisi’ dikabarkan diborong habis-habisan oleh oknum polisi. Entah apa motifnya, namun pengalaman sebelumnya biasanya aksi borong-memborong surat kabar atau majalah biasanya terkait dengan isi pemberitaan.

*

Heran saja, di zaman digital seperti sekarang ini masih ada yang menjalankan aksi borong itu. Padahal, konten majalah Tempo bisa dilihat di situs resminya. Terlebih lagi, pihak Tempo juga bisa dengan cepat mencetak ulang majalahnya yang tiba-tiba “laris manis” itu.

Konten majalah Tempo dua edisi terakhir memang mengungkit seputar harta kekayaan para pejabat. Edisi sebelumnya Tempo melakukan investigasi seputar kekayaan Hadi Poernomo Kepala BPK yang sebelumnya menjabat Dirjen Pajak. Dalam edisi kali ini mejalah Tempo mengulas soal rekening mencurigakan para perwira polisi yang diberi judul ‘Rekening Gendut Perwira Polisi.’

Cover majalah itu bergambar kartun seorang berpakaian seragam cokelat yang sedang menggiring tiga celengan babi berwarna pink dengan tali police line. Ada empat judul tulisan seputar harta mencurigakan para perwira polisi itu (Aliran Janggal Rekening Jenderal, Relasi Mantan Ajudan, Mereka Bukan Penjahat dan Rekening dalam Sorotan).

Ringkasan Isi Tulisan “Rekening Gendut Perwira Polisi”

Apa sebenarnya isinya? Intinya ada enam nama jenderal dan beberapa perwira menengah yang dalam tulisan itu diduga punya aliran dana mencurigakan. Enam jenderal itu, Irjen Pol Mathius Salempang, Irjen Pol Sylvanus Yulian Wenas, Komjen Pol Susno Duadji, Irjen Pol Budi Gunawan, Irjen Pol Badrodin Haiti, dan Irjen Pol Bambang Suparno.
Di tulisan pertama berjudul ‘Aliran Janggal Rekening Jenderal,’ tulisan dimulai dengan wawancara majalah Tempo dengan Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi yang bercerita tentang jumlah gajinya. Disitu lantas dilanjutkan tentang konfirmasi Ito seputar laporan PPATK tentang sejumlah rekening para jenderal dan perwira polisi yang mencurigakan. Ito menyatakan ada 21 perwira pemilik rekening mencurigakan. Ia mengatakan telah menerima perintah Kepala Kepolisian Jenderal Bambang Hendarso Danuri buat melakukan klarifikasi terhadap para perwira tersebut. “Ini pembuktian terbalik, jadi menjadi beban mereka untuk menjelaskan asal-usul transaksinya,” katanya.
Masih ditulisan yang sama di bagian kedua majalah Tempo melanjutkan dengan penelururannya ke rumah-rumah para jenderal itu sekaligus melakukan konfirmasi. Antara lain ke rumah Irjen Pol Bandrodin Haiti, Kepala Divisi Pembinaan Hukum Kepolisian di Jakarta lalu ke rumah Irjen Pol Sylvanus Yulian Wenas. Tim majalah Tempo juga sempat ke Makassar tempat Kombes Pol Umar Leha.
Di tulisan kedua dengan judul ‘Relasi Mantan Ajudan’ majalah Tempo menulis soal Irjen Pol Budi Gunawan yang pernah menjadi ajudan mantan Presiden Megawati. Majalah Tempo menyinggung soal Budi dan anaknya yang menerima dana mencurigakan Rp 54 miliar. Dana itu diduga ada kaitannya dengan dua perusahaan bermasalah.
Di tulisan ketiga, Tempo memuat wawancara utuh langsung dengan Komjen Pol Ito Sumardi soal rekening mencurigakan itu. Tempo memberi judul Ito Sumardi: Mereka Bukan Penjahat. Baru di tulisan ke empat majalah Tempo merinci secara angka nilai-nilai uang mencurigakan yang masuk dalam rekening enam jenderal itu, dan juga memuat petikan langsung konfirmasi para jenderal itu.

Selain seputar rekening jenderal majalah tempo juga memuat tulisan seperti rubrik biasanya. Di rubrik nasional ada tulisan soal PKS, harta pejabat dan draf misterius calon Kapolri. Masih ada juga rubrik-rubrik lainnya dan bisa dibuka di http://majalah.tempointeraktif.com. [Tribun-Timur]

KABAR SP(Semester Pendek) FE UHAMKA

ass...
sekedar informasi...
Buat kalian semua khususnya mahasiswa FE UHAMKA...
inilah saatnya buat kalian untuk memperbaiki nilai kalian dalam semester pendek...
semester pendek akan dimulai pada tanggal 7 juni 2010...
jadi ingat jangan lupa .....
thx

Gandum Untuk Merawat Gigi

Gandum memang terkenal baik untuk kesehatan jantung. Tapi siapa sangka kalau ternyata gandum juga baik untuk merawat gigi dan gusi. Temukan info lengkapnya di sini!

Sudah tidak diragukan lagi kehebatan gandum untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, dan juga baik untuk Anda yang tengah menjalankan program diet. Tapi kini satu lagi manfaat gandum untuk tubuh Anda. Yaitu, untuk merawat kesehatan gigi dan gusi.

Bagaimana mungkin? Yak, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kanada terhadap 34.000 orang, telah ditemukan fakta baru bahwa mereka yang mengkonsumsi 3-4 porsi gandum tiap hari setidaknya 23% terhindar dari penyakit periodontitis dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Hal ini pernah diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition. Meskipun penelitian ini masih terus dikembangkan, tetapi peneliti sudah bisa memastikan hubungan kesehatan gigi dan juga konsumsi gandum.

Gandum dapat mengkontrol kadar gula dalam darah, tak heran jika hal ini dapat berpengaruh pada kesehatan gigi. Meskipun masih terus dalam proses penelitian tak ada salahnya jika Anda sudah mulai mengkonsumsi gandum sejak dini. Selain bisa menjadi alternatif sarapan di pagi hari, gandum dapat menghindarkan Anda dari resiko terkena penyakit jantung, stroke, dan juga kolesterol.

Muchdi PR Terpental dari Pencalonan Ketua PP Muhammadiyah

Lia Harahap - detikNews

 
Yogyakarta - Proses penghitungan suara terhadap 39 calon Ketua PP Muhammadiyah sudah berlangsung selama dua jam. Namun, dari hasil yang ada, tidak pernah sekalipun nama Ketua PP Tapak Suci Muhammadiyah, Muchdi Purwoprandjono, muncul.

Demikian hasil penghitungan suara yang dilakukan di Gedung Gedung AR Fachruddin, kompleks Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jl Ringroad Barat, Taman Tirto, Bantul, Yogyakarta, Senin (5/7/2010).

Kandasnya pencalonan Muchdi dapat dipastikan mengingat 39 nama dari hasil sidang Tanwir yang dipilih oleh muktamirin, 13 nama yang paling sering muncul langsung ditetapkan menjadi 13 teratas. Artinya, kalaupun nama Muchdi sampai muncul, tetap tidak mempengaruhi posisi 13 nama saat ini.

Meski demikian, terhadap nama yang berada di urutan 14 sampai 39 juga tetap dilakukan penghitungan. Hanya saja hasilnya tidak ditampilkan, karena PP Muhammadiyah hanya membutuhkan 13 orang anggota.

Hingga pukul 23.00 WIB, posisi lima besar untuk calon Ketua PP Muhammadiyah berturut-turut adalah Din Syamsudddin (1.377 suara), Muhammad Muqqodas (1.190 suara), A Malik Fajar (1.110 suara), A Dahlan Rais (1.071 suara) dan Haedar Nashir (1.031 suara).
(lia/lrn)

Generasi Tua Muhammadiyah Dominasi Perolehan Suara

Yogyakarta (ANTARA) - Generasi tua mendominasi perolehan suara pemilihan 13 anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk periode 2010-2015, di Yogyakarta, Senin malam.

Seperti perkiraan beberapa kalangan, wajah-wajah lama dari kalangan generasi tua masih akan bercokol di jajaran pimpinan pusat (PP) organisasi Islam ini untuk periode lima tahun ke depan.

Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 di urutan teratas, diikuti Muhammad Muqodas, Malik Fadjar, dan Haedar Nashir dalam perolehan suara pada pemilihan 13 anggota pimpinan pusat organisasi ini pada muktamar ke-46 atau Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta.

Sejak dimulai acara pemilihan anggota pimpinan pusat (PP) di Gedung Fahruddin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), kedudukan Din tidak tergoyahkan di urutan teratas bersama Muhammadi Muqodas, Malik Fadjar, dan Haedar Nashir.

Penghitungan suara pemilihan 13 anggota PP Muhammadiyah pada muktamar ke-46 atau Muktamar Satu Abad Muhammadiyah itu, disaksikan mantan ketua umum PP Muhammadiyah Syafii Ma`arif, dan Ketua Panitia Pemilihan Anggota Pimpinan Pusat Muktamar Muhammadiyah ke-46 Rosyad Shaleh.

Hingga berita ini diturunkan, ada 10 nama yang diperkirakan sudah masuk 13 anggota PP, yaitu selain Din, Muhammad Muqodas, dan Haedar Nashir, juga terdapat nama A Dahlan Rais, Abdul Mufti, Yuhanar Ilyas, Agung Danarta, Syafiq A Mugni, Fatah Wibisono, Marpuji Ali Agus Sukoco.

Din sudah mengantongi 649 suara, Moqodas 547, Malik Fajar 533, Haedar Nashir 462, dan A Dahlan Rais 455 suara. Sedangkan lainnya urutannya masih saling kejar.

Terbuka penambahan

Namun, sebelumnya Ketua Panitia Pemilihan Anggota Pimpinan Pusat (PP) Muktamar Muhammadiyah ke-46 Rosyad Shaleh mengatakan terbuka peluang penambahan enam anggota PP organisasi ini untuk periode 2010-2015, dari 13 menjadi 19 orang.

"Tentunya, jika memang oleh para muktamirin dirasakan perlu. Semua tergantung dari 13 anggota PP terpilih periode 2010-2015, yang akan ditentukan Senin malam," kata Roshad Shaleh di sela kegiatan Muktamar di Gedung Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin malam.

Menurut dia, yang menentukan penambahan anggota PP Muhammadiyah adalah 13 anggota PP yang terpilih.

Ia menjelaskan penambahan tersebut bisa dilakukan karena ketentuannya ada. Anggaran Dasar Rumah Tangga organisasi Ormas Islam tertua itu memang menghendaki demikian, sesuai dengan perkembangan.

"Bisa saja personelnya datang dari organisasi Islam yang berinduk ke Muhammadiyah maupun organisasi pemudanya," katanya.

Tetapi, kata dia, tidak juga harus diambil dari 39 calon anggota PP Muhammadiyah. Bisa diambil dari luar.

"Tergantung dari muktamirin dan kemauan dari 13 anggota PP yang terpilih nanti," katanya.

Usulan penambahan enam anggota PP Muhammadiyah untuk periode 2010-2015 sehingga menjadi 19 orang, datang dari Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 Din Syamsudin.

Namun, usulan tersebut dinilai beberapa kalangan, akan membuat roda organisasi ini tidak efektif.

"Bahkan dapat membuat koordinasi antara pusat dan daerah tidak efisien, karena organisasi akan semakin `gemuk`," kata pengamat ormas Islam, Ahmadsyah Rizaldi.

Din Syamsudin mengusulkan agar anggota PP Muhammadiyah periode 2010-2015 ditambah dengan alasan perkembangan zaman.

"Tantangan yang dihadapi Muhammadiyah untuk ikut memecahkan permasalahan umat semakin banyak. Agar tugas itu dapat dilaksanakan dengan baik, dibutuhkan penambahan anggota PP Muhammadiyah untuk periode berikutnya," katanya.

Menurut Ahmadsyah Rizaldi yang pernah menjadi anggota Hizbul Wathon (HW) ini, hal itu mencerminkan kelemahan kepengurusan lama.

Koordinasi antara pusat dan daerah tidak berjalan lancar, sehingga untuk memperbaikinya dilakukan dengan cara menambah anggota PP Muhammadiyah.

"Anggota PP Muhammadiyah seharusnya lebih fokus pada tugas pengambil kebijakan. Bukan menambah anggota PP. Jika tantangan ke depan memang berat, yang harus disempurnakan dan dibenahi adalah sub-organisasinya, atau ditambah," katanya.

Ahmadsyah Rizaldi yang juga aktif dalam dunia pendidikan dan menjadi pengurus Yayasan Kedokteran YARSI itu memberi masukan agar anggota PP Muhammadiyah tidak ditambah.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para peserta muktamar (muktamirin) di Yogyakarta agar lebih kritis terhadap usulan yang diwacanakan dalam persidangan.

Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memang luas, tetapi bukan berarti dengan pengurus PP yang ada sekarang tidak efektif, tetapi koordinasinya antara pusat dan daerah yang belum mantap.

Tambahannya dari Aisyiyah

Sementara itu, Azyumardi Azra mengusulkan agar perempuan dari Aisyiyah dapat menempati keenam anggota tambahan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah seperti yang diusulkan Ketua Umum Din Syamsuddin, beberapa waktu lalu.

"Sebelumnya, Pak Din mengatakan tambahan enam orang pimpinan itu dimungkinkan. Sehingga sebaiknya enam orang tersebut berasal dari Aisyiyah. Saya pikir, figur-figur dari Aisyiyah punya kemampuan," kata mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah di sela Muktamar ke-46 Aisyiyah, di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, tidak adanya satu pun figur perempuan di dalam 39 calon anggotaPP Muhammadiyah untuk periode 2010-2015 patut disayangkan, karena menunjukkan kemunduran, atau setidaknya organisasi ini masih jalan di tempat.

Kondisi tersebut, kata dia, juga menunjukkan bahwa kepemimpinan kolektif Muhammadiyah kurang memiliki kepedulian terhadap kepemimpinan perempuan.

"Padahal, figur-figur di Aisyiyah memiliki potensi untuk bisa menduduki kepemimpinan di Muhammadiyah. Banyak figur yang kemampuannya sudah diakui secara nasional, bahkan internasional. Sebut saja seperti Ibu Chamamah (Siti Chamamah Soeratno, Ketua Umum PP Aisyiyah)," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, perlu adanya penciptaan kesempatan agar para perempuan dapat masuk menjadi anggota PP Muhammadiyah, dan sosialisasi di internal Muhammadiyah.

"Percepatan pengarusutamaan perempuan dalam organisasi Muhammadiyah harus dipercepat dan ditingkatkan, sehingga Muhammadiyah bisa lebih mengemuka di tingkat nasional dan Internasional, karena salah satu kekuatan Islam adalah perempuan," katanya.

Sementara itu, Ketua PP Aisyiyah Masyitoh Chusnul mengatakan penambahan enam anggota PP Muhammadiyah dari kalangan perempuan tidak akan menggusur kepemimpinan 13 calon anggota PP Muhammadiyah.

"Jika tidak bisa keenamnya perempuan, maka tiga anggota perempuan saja kami sudah bersyukur," katanya.

Permasalahan kesiapan perempuan dalam pemimpin Muhammadiyah, menurut dia belum pernah dibuktikan.

Selamatkan bangsa

Masih terkait Aisyiyah, persyarikatan perempuan Muhammadiyah ini meyakini keluarga sakinah merupakan solusi untuk menyelamatkan generasi bangsa dari kerusakan akibat perubahan global.

"Program keluarga sakinah sudah lama dilakukan di seluruh akar rumput Aisyiyah, dan pengembangan program tersebut akan terus dibahas dalam muktamar ke-46," kata Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Aisyiyah Susilaningsih, di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, keluarga sakinah di mata Aisyiyah adalah adanya kesetaraan hak dan kewajiban antara suami dan istri serta orang tua dan anak-anak sehingga seluruh anggota keluarga dapat menjalankan peran sesuai dengan fungsinya masing-masing.

"Di dalam keluarga sakinah, posisi suami dan istri adalah sama-sama sebagai pendamping," katanya.

Aisyiyah telah menetapkan enam prinsip keluarga sakinah, yaitu ketuhanan, keluarga luas, kesetaraan, keadilan, keberhakan, dan pemenuhan kebutuhan hidup sejahtera.

"Setiap anggota keluarga sakinah memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan anggota keluarga inti, dan tanggung jawab terhadap kesejahteraan kerabat dekat dari keluarga suami dan istri," katanya.

Pembinaan keluarga sakinah di wilayah dilakukan dengan dasar situasi dan kondisi dari masing-masing wilayah.

Pembinaan keluarga sakinah di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilakukan mulai dari bimbingan pranikah hingga menjadi keluarga muda.

"Kami melakukan kerja sama dengan sejumlah pihak untuk melaksanaan program-program itu seperti kantor urusan agama, dan rumah sakit," kata Ketua PDA Kabupaten Malang Rukmini.

Sejumlah kegiatan pembinaan keluarga sakinah di Malang di antaranya adalah bibingan pra nikah, membuka kuliah nikah selama dua bulan, sekolah ibu, bina keluarga muda, dan pelatihan konseling sebaya untuk remaja.

Ranah hukum Muhdi

Muhammadiyah tidak mau mencampuri ranah hukum yang dialami Muhdi Pr terkait dengan masuknya dia menjadi calon tetap anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

"Kami sangat menghormati supremasi hukum, dan ketika beliau dinyatakan tidak bersalah, maka bisa saja mejadi calon tetap anggota PP Muhammadiyah," kata Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar Menengah Muhammadiyah Abdul Mukti kepada pers, di sela Muktamar ke-46 atau Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, di Yogyakarta, Senin.

Mantan direktur IV BIN Muhdi Pr masuk dalam calon tetap anggota PP Muhamadiyah, sekalipun dia diduga terkait dengan meninggalnya aktivis HAM Munir.

Namun, keputusan hukum menyatakan Muhdi tidak bersalah atas kasus meninggalnya Munir.

Menurut Mukti, masuknya Muhdi sebagai calon tetap anggota telah memenuhi syarat administrasi, mengingat yang bersangkutan telah menjadi anggota sejak 2006.

"PP Muhammadiyah sudah memutuskan bahwa Muhdi telah memenuhi syarat menjadi calon tetap anggota, dan beliau memang dicalonkan," katanya.

Sekalipun Muhdi dinyatakan tidak bersalah, kata dia, jika nanti ternyata ada bukti baru yang membuat jadi terhukum, maka Muhammadiyah tidak akan melindunginya.

"Kami tidak akan membabi-buta dengan melindungi orang yang bersalah secara hukum, dan itu sebagai bentuk menjunjung tinggi supremasi hukum," kata Mukti.

Muhdi Pr saat ini di Muhammadiyah menjabat ketua PP Tapak Suci sejak 2005 hingga sekarang, serta ketua Dewan Penyantun SD Muhammadiyah Sleman.

Penghitungan Suara PP Muhammadiyah Siap Dimulai

Liputan6.com, Yogyakarta: Penghitungan suara dalam pemilihan 13 anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2010-2015 akan dilakukan, Senin (5/7) malam dan berlangsung secara terbuka. Beberapa kotak suara mulai dimasukkan ke dalam ruang penghitungan. Beberapa saat lagi penghitungan suara siap dimulai. Diperkirakan akan memakan waktu dua hingga lima jam.

Sebanyak sepuluh laptop disediakan panitia untuk proses penghitungan suara secara online. Jadi dengan mudah nanti dapat langsung diketahui siapa dan berapa suara yang diperoleh masing-masing kandidat. Ruang penghitungan suara terdiri dari operator, saksi, dan para panitia pelaksana. Para muktamirin yakin Din Syamsuddin dan Haedar Nashir akan bersaing kuat dalam perolehan suara nanti.

Sementara itu, di ruang yang berbeda, diadakan rapat pleno dengan mengagendakan dua masalah. Rapat pleno pertama, membahas mendengarkan tanggapan PP Muhammadiyah terkait tanggapan muktamirin di sidang kemarin. Permasalahan yang kedua yakni penyusunan program kerja untuk selama lima tahun ke depan.

Pada malam ini juga digelar acara penyataan pemikiran Muhammadiyah abad kedua yang akan dihadiri seluruh peserta Muktamar yang juga terdiri dari Aisyiyah,Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Ikatan mahasiswa Muhammadiyah.

KTT G 20 dan Kepentingan Indonesia

Jakarta - Baru saja pertemuan KTT G-20 di Toronto Kanada berakhir dengan kesepakatan berupa berupa percepatan pengurangan defisit dan hutang di antara pada anggota G-20. Bahkan, arah kesepakatan berupa pengurangan defisit hingga setengahnya mulai disepakati sehingga tahun 2013. Beberapa kesepakatan di atas mengerucut kepada satu tujuan yaitu mengurangi risiko kegoncangan perekonomian dan percepatan pemulihan perekonomian dunia.

Arogansi Negara Maju
Tema yang diangkat dalam KTT itu cukup menggelitik untuk digarisbawahi, yakni "Framework for strong, Sustainable, and Balance Growth". Judul itu seakan menjadi jargon dan ajakan kepada dunia bahwa G-20 komit dan bertekad menginisiasi dan menciptakan stabilitas global. Namun demikian ada suatu prejudice pembentukan dan aksi negara G-20 ini sekedar merupakan langkah berlindung, penyelamatan, dan ketakutan akan pudarnya pengaruh dan hegemoni negara maju dalam percaturan ekonomi dunia.

Indikasi itu terungkap pada perkembangan fundamental ekonomi beberapa negara maju belakangan ini. Beberapa fakta menyeruak bahwa proporsi hutang Negara maju meningkat sangat spektakuler dalam 10 tahun terakhir. Survey oleh McKinsey Global Institute mengungkap bahwa rata-rata total hutang, baik swasta maupun negeri di 10 negara maju, seperti Jepang, Amerika, Inggris, Korea Selatan, Spanyol, Swiss, Itali, Prancis, Jerman, dan China mengalami kenaikan dari 200% GDP menjadi 300% pada tahun 2008.

Kondisi ini menimbulkan kekahwatiran negara tersebut akan memicu kelesuan dan instabilitas ekonomi akibat tertopangnya pondasi ekonomi pada hutang. Realita kelesuan ekonomi Negara-negara maju mulai tampak yang ditandai oleh menurunnya kapasitas perekonomian dalam menyerap permintaan pinjaman sektor publik.

Bahkan, berdasarkan penelitian oleh Leigh Skene of Lombard Street menyebutkan bahwa setiap penambahan dolar hutang akan mendorong kelesuan, dan penurunan tingkat pertumbuhan. Pengalaman krisis Yunani baru-baru ini membuktikan sisi gelap meletuskan lonjakan hutang menuju lubang krisis.

Kontroversi Pembentukan G-20
Menyimak kenyataan bahwa G-20 terindikasi sebagai langkah penyelamatan ekonomi negara maju maka inisiasi pembentukan G-20 perlu sedikit dielaborasi. Pembentukan G-20 mengundang kontroversi dan protes. Beberapa pendemo menyangka bahwa pembentukan G-20 sebagai upaya dalam merancang terbentuknya "Tata Dunia Baru" di mana periode pencapaian suatu perubahan arah kebijakan dan kekuatan dunia.

Selain itu, Menteri Keuangan Norwegia, Jonas Gahr Store menyebutkan bahwa G-20 merupakan salah satu langkah mundur dari setelah Perang Dunia II. Hal ini karena karakteristik anggota G-20 adalah "self-appointment group". Mekanisme ini dianggap sewenang-wenang dan tidak demokratis sebab didasarkan pada kepentingan megara besar dan maju.

Di balik itu semua, niat mulia G-20 adalah sebagai forum konsultasi dan kerja sama dalam meningkatkan stabilitas keuangan internasional, dan menakar isu melebihi tanggung jawab organisasi yang ada saat ini. Keterlibatan yang tinggi pada kebijakan dunia, tak lepas dari komposisi Negara G-20 di dalam kue perekonomian dunia.

Secara kolektif, ekonomi G-20 tersusun dari 85% dari GDP dunia, 80% perdagangan dunia, dan dua pertiga populasi dunia. Kasat mata, G-20 merupakan pasar dan wadah yang propek untuk meningkatkan kapasitas ekonomi anggota yang masih tergolong negara sedang berkembang seperti Indonesia.

Keuntungan Bagi Indonesia
Partisipasi aktif Indonesia pada setiap pertemuan G-20 memiliki daya ungkit yang besar. Khususnya bagi peningkatan kapasitas ekonomi domestik. Manfaat bagi Indonesia, dapat ditinjau dari perspektif perdagangan dan stabilitas nilai tukar serta aliran investasi. Manfaat ini secara otomatis akan didapat berdasar pada proses pembentukan G-20 sendiri.

Anggota G-20 semua bersepakat bahwa negara G-20 dapat menjamin sustainabilitas dan effektivitas mesin ekonominya. Didukung dengan kapasitas politik dan mesin ekonomi raksasa maka langkah dan implementasi kebijakan ekonomi akan disambut positif. Terutama di kalangan anggota. Indonesia dapat memanfaatkan ini dengan secara intens melakukan dialog mengenai peta perdagangan dan identifikasi daya saing ekspor.

Selain itu, seruan Indonesia untuk bersama-sama menjaga stabilitas mata uang dunia, dengan sendirinya kredibitas rupiah akan terjaga. Serta yang terpenting adalah sokongan politik G20 memberikan ruang gerak yang lebih besar bagi Indonesia untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat luar negeri akan perkembangan ekonomi Indonesia masa depan yang menjanjikan sehingga dapat mengundang investasi asing langsung (FDI) dan investasi portofolio modal.

Tampaknya, pelebaran sayap Indonesia melalui G-20 sudah mulai terlihat dengan lawatan presiden SBY ke Turki, Saudi Arabia, yang diikuti dengan penandatangan MoU kerja sama ekonomi sepulang KTT G-20 Toronto. Pendeknya, bagi Indonesia, G-20 semacam amunisi ampuh untuk mengalihkan dan mengarahkan sumber daya global untuk dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan bermanfaat akhirnya bagi kepentingan ekonomi rakyat.

Peran Indonesia ke Depan
Indonesia telah ditahbiskan sebagai satu di antara 20 negara prestisius di dunia pada abad ini. Kesempatan langka dan mahal ini diupayakan dapat digunakan sebagai ajang bermain peran dan adegan kolaboratis yang elegan. Beberapa rancangan dan peran yang didapat dan diberikan Indonesia di antaranya:

(1) mendorong efektivitas perdagangan di antara anggota dengan penurunan tarif dan kouta impor di antara anggota,
(2) terus mendorong komitmen Negara anggota untuk menjaga rasio hutang pada level 30% GDP, dan,
(3) terus mendorong effective surveliance mechanism dalam upaya menjaga stabilitas mata uang dunia dalam jangka menengah dan panjang.

Demikian, Indonesia dapat sebagai inisiator dan wasit dengan pertimbangan Indonesia adalah negara yang telah dan berpengalaman serta pernah terlibat dalam ketiga poin di atas. Akhirnya, masyarakat Indonesia menunggu buah manis penggabungan Indonesia ke G-20, dan seberapa besar dapat dirasakan oleh rakyat kecil dan masyarakat pedesaan, serta keseluruhan rakyat.

Selamat berkarya buat Indonesia pada pentas G-20. Semoga negara kita semakian maju dan sejahtera.

Dimas Bagus Wiranata Kusuma
Kandidat Master of Economics International Islamic University Malaysia (IIUM)
Pengamat Ekonomi dan Direktur Humas Islamic Economic Forum for Indonesian Development (ISEFID) Kuala Lumpur
dimas_economist@yahoo.com

Tokyo Kota Termahal Nomor 2, Singapura 11, Jakarta 94

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
 
Jakarta - Ibukota Jakarta menjadi kota termahal nomor 94 di dunia. Posisi pertama diduduki oleh kota Luanda, Angola, sedangkan kota termurah ditempati oleh Karachi, Pakistan.

Demikian dipaparkan Survei Biaya Hidup Seluruh Dunia 2010 dari Mercer dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (2/7/2010). Survei ini dilakukan di 214 kota di lima benua dan mengukur biaya komparasi yang meliputi lebih dari 200 jenis barang di setiap lokasi, termasuk perumahan, transportasi, makanan, pakaian, barang kebutuhan rumah tangga, serta hiburan.

Peringkat 10 besar kota termahal diduduki oleh Luanda (Angola), Tokyo (Jepang), Ndjamena (Chad), Moskow (Rusia), Jenewa (Swiss), Osaka (Jepang), Libreville (Gabon), Hong Kong, Zurich (Swiss), Kopenhagen (Denmark).

Sedangkan Jakarta, menduduki peringkat 94. Di atasnya terdapat Hong Kong (8), Singapura (11), Seoul (14), Beijing (16), Nagoya (19) di Jepang, Shanghai (25) dan Taipei (78). Di bawah Jakarta, terdapat kota Hanoi dan Bangkok yang berbagi posisi di nomor 121. Sementara Kuala Lumpur berada di posisi 138.

"Dapat dilihat kota-kota Afrika kini muncul menonjol, merefleksikan pentingnya pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut bagi perusahaan di semua sektor bisnis," ujar Senior Researcher di Mercer, Nathalie Constantin-Metral. Nathalie bertanggung jawab menghimpun peringkat setiap tahunnya.

Banyak orang berasumsi kota-kota yang ada di negara berkembang biaya hidupnya cenderung murah, menurut Nathaline, hal ini tidak selamanya benar. Di sejumlah kota Afrika, biaya hidup menjadi luar biasa tinggi-khususnya biaya akomodasi yang baik dan aman.

"Kami mengamati adanya kenaikan kebutuhan dalam hal informasi mengenai kota-kota Afrika dari berbagai spektrum bisnis-pertambangan, jasa keuangan, penerbangan, manufaktur, utilitas dan perusahaan energi," jelas Nathalie.

Sementara di kawasan Amerika Serikat, New York hanya menjadi kota termahal nomor 27 di dunia, lalu disusul Los Angeles di posisi 55 dan Washington di posisi 111.

"Pelemahan dolar AS terhadap sejumlah mata uang lain, dibarengi dengan penurunan biaya sewa akomodasi, telah menarik turun kota-kota AS dalam peringkat," kata Nathaline.

Untuk pertama kalinya, peringkat 10 besar kota termahal memasukkan 3 kota di Asia, seperti Tokyo, Osaka dan Hong Kong. "Kota-kota di Asia seperti Tokyo dan Osaka terus menjadi kota termahal ditambah tekanan Yen yang relatif kuat atas mata uang lainnya seperti dolar AS," terang Asia Pacific Global Mobility Leader dari Information Product Solutions Business Mercer, Cathy Loose.

KPI Stop Headline News Pagi Metro TV karena Tayangkan Video Porno


Ken Yunita - detikNews

 
Jakarta - Tayangan Headline News pukul 05.00 WIB Metro TV dihentikan sementara oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Sanksi itu dijatuhkan karena acara itu kecolongan menayangkan adegan video porno.

KPI Pusat melansir dalam situsnya, adegan video porno itu disiarkan saat berita soal razia video porno di sebuah warnet di Trenggalek, Jawa Timur. Berita itu disiarkan pada 14 Juni pukul 05.00 WIB.

"Metro TV mendapat sanksi penghentian sementara Program Siaran Headline News yang ditayangkan pukul 05.00 WIB selama satu minggu (tujuh hari berturut-turut)," tulis KPI Pusat, Jumat (2/7/2010).

Selain penghentian sementara siaran, Metro TV juga diwajibkan meminta maaf secara terbuka kepada publik selama tiga hari berturut-turut dengan format yang telah ditentukan. "Dari pagi hari pukul 07.00 WIB, siang pukul 13.00 WIB, dan malam hari pukul 19.00 WIB," lanjutnya.

Metro TV juga diminta berjanji tidak akan melakukan pelanggaran berat seperti diatur dalam Standar Program Siaran (SPS) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2009.

KPI Pusat telah menyerahkan surat teguran itu pada Metro TV di kantor KPI pada Kamis 1 Juli 2010. Hadir dalam kesempatan itu adalah Makroen Sanjaya, Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV.

Makroen menyatakan, pihaknya akan melaksanakan keputusan KPI Pusat tentang sanksi ini. Pernyataan ini dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani Makroen dihadapan tiga anggota KPI Pusat yaitu, Iswandi Syahputra, M. Riyanto dan Wakil Ketua, Nina Muthmainnah.

Menurut pantauan detikcom, pada tayangan Headline News pukul 13.00 WIB hari ini, presenter Gadiza Fauzi menyampaikan permintaan maaf atas tayangan tersebut dan menyebutkan teguran yang disampaikan KPI.

Windows 8 Hadir di 2012


Jakarta - Beredar kabar, Windows 8 bakal hadir pada tahun 2012 mendatang. Adapun versi beta Windows 8 akan dimulai di awal 2011. Benarkah?

Kabar tersebut didapat detikINET dari softpedia, Jumat (2/7/2010). Suksesor Windows 7 tersebut memang direncanakan hadir setelah tiga tahun kehadiran Windows 7 di pasaran. Microsoft mengungkap bahwa mereka takkan mengulangi jeda waktu lama yang terjadi antara evolusi Windows XP ke Vista.

Sejalan dengan itu, Windows 8 dilaporkan hadir pada pertengahan 2012, atau dua tahun lagi. Sebelumnya, Mary-Jo Foley dari ZDNET pernah mengungkapkan bahwa Microsoft telah rampung meramu Milestone 1, yang bakal menjadi cikal bakal Windows 8. Versi betanya kemungkinan bakal hadir mulai 2011.

Sayangnya kabar-kabar diatas hanya merupakan perkiraan saja, dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak Microsoft.

Sebagai informasi, dokumen Windows 8 sebelumnya pernah bocor ke publik. Salah satu yang terungkap dalam dokumen itu, Windows 8 akan difokuskan pada tiga bentuk perangkat: laptop, PC 'all in one' dan slate alias tablet.


Turut disebut-sebut pula dalam dokumen itu adalah keberadaan toko aplikasi Windows Store. Ini merupakan sebuah toko aplikasi ala App Store-nya Apple ataupun Android Market-nya Google namun untuk aplikasi yang berjalan di Windows 8. 

dilansir oleh Fajar Widiantoro - detikinet